Asma' binti Yazid Al-Anshariyah, Sang Orator Perempuan Pertama di Zaman Rasul

1 tahun yang lalu      Artikel Islami
Asma' binti Yazid Al-Anshariyah, Sang Orator Perempuan Pertama di Zaman Rasul

Asma' Binti Yazid adalah perempuan dari kalangan Anshor yang masuk islam melalui tangan Mush'ab bin umair. Dia adalah seorang perempuan suci yang ideal dalam hal iman, ilmu, dan kepandaian. Selain itu Asma' juga merupakan salah satu dari perempuan yang meriwayatkan hadits dari Rasulullah SAW. Dia adalah seorang perempuan yang berbai'at dan seorang mujahidah yang hidup pada awal perkembangan islam di Madinah. Asma' juga dikenal sebagai orator ulung, singa podium yang gemar menyerukan hal-hal yang berkaitan dengan perempuan. Sehingga tidak heran jika dia ditunjuk sebagai delegasi atau wakil perempuan yang menyampaikan setiap permasalahan yang berhubungan dengan perempuan kepada Rasulullah. Asma' pernah melontarkan sebuah pertanyaan yang membuat siapa saja yang mendengarnya terkagum-kagum. Sebuah pertanyaan yang dilandasi keimanan dan kerakusan akan berbuat kebaikan untuk mencari ridha Allah SWT. Berikut kita simak kisahnya... "Ya, Rasulullah, Aku mewakili kaumku untuk bertanya kepada engkau, bukankah Allah mengutus engkau untuk seluruh umat, baik laki-laki ataupun perempuan. Kami beriman kepadamu dan Tuhanmu, Namun kami tidam merasa diperlakukan sama dengan kaum laki-laki. Kami adalah kaum yang serba terbatas dan terkurung. Kerja kami hanya menunggu rumah kalian (laki-laki), melahirkan dan mengurus anak-anak kalian dan pemuas nafsu laki-laki (suami). Kami tidak pernah diberikan kesempatan untuk melakukan apa yang kaum laki-laki lakukan. Kami tidak berkesempatan untuk mendapatkan pahala shalat Jum'at (karena memang tidak wajib), Menjenguk orang sakit, Mengantar dan merawat jenazah, berhaji (kecuali jika bermahram), dan amalan-amalan wajib fisabilillah. Ketika kalian pergi haji dan berjihad, kami bertugas menjaga harta dan anak kalian, menjahit pakaian kalian. Apakah mungkin dengan itu kami memperoleh pahala seperti amalan yang telah kalian lakukan? Mendengar pertanyaan tersebut rasulpun kaget, terharu sekaligus bangga dengan apa yang dilontarkan oleh Asma' seraya berkata kepada sahabat yang lain, Pernahkah kalian mendengar pertanyaan yang baik tentang agama selain yang ditanyakan oleh perempuan ini? Para sahabat berkata, "Ya Rasulullah, Kami tidak menyangka jika perempuan ini akan bertanya sedemikian jauh?" Rasulullah berkata, "Wahai Asma' pahamilah dan nanti sampaikanlah kepada kaummu, kebaktian kepada suami dan usaha untuk mencari keridhoannya telah meliputi dan menyamai semua yang dilakukan suami-suami kalian. Jawaban singkat namun padat dan bermakna tinggi. Jawaban yang memberikan ketenangan bagi kaum perempuan yang beriman, karena kekhawatiran mereka yang salah dalam melangkah dan lalai dalam melaksanakan aturan Allah dan sangat bersemangatnya mereka untuk mendapatkan pahala dari Allah swt. Asma'pun dengan pulang dengan gembira dan menyampaikan kabar gembira tersebut kepada kaum perempuan. Dan mereka menerima dengan senang hati, Sami'na Wa Atha'na. Subhanallah...




Komentar Artikel "Asma' binti Yazid Al-Anshariyah, Sang Orator Perempuan Pertama di Zaman Rasul"